83 view

Plt Bupati Alfedri Launching Perbup, Siak Kabupaten Hijau.

Siak, Homeriau.com - Setelah dicanangkan sebagai Kabupaten Hijau oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Siti Nurbaya, pada pelaksanaan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2016 lalu di Kabupaten Siak.

Pemerintah Kabupaten Siak kemudian melaunching Peraturan Bupati (Perbup) tentang Siak Kabupaten Hijau yang disaksikan langsung oleh tiga kementerian, yakni Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementrian Pemuda dan Olahraga dan kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Dalam sambutannya, Plt Bupati Siak Alfedri mengatakan, Perbup yang di launching ini, nantinya akan menjadi pedoman bagi masyarakat dan setiap stekholder untuk mewujudkan Siak Kabupaten Hijau, dan menjaga lingkungan.

Kemudian, terkait dengan pelaksanaan Jambore Nasional Generasi Hijau tahun 2018 di Kabupaten Siak, Alfedri mengungkapkan rasa bangganya.

"Alhamdulillah, terpilih nya Kabupaten Siak sebagai tuan rumah JNGH, merupakan hasil dari Keaktifan dari Generasi Hijau Kabupaten Siak yang aktif dalam menjaga lingkungan dan menghadiri pelaksanaan Jambore Nasional setiap tahunnya", kata Alfedri.

Masih kata Alfedri, Selaku orang tua dan pemerintah, kami bangga dengan kalian. Kalian adalah tumpuan kami (pemerintah), kalau dari yang muda sudah peduli terhadap lingkungan, saya yakin kebijakan pemerintah akan berdampak dengan baik.

Pada pembukaan Jambore Nasional Generasi Hijau tahun 2018, yang dilaksanakan di Pentas Siak Bermadah, Sabtu malam (29/4/2018). Dihadiri oleh 210 perwakilan Generasi Hijau perwakilan 34 Provinsi se-Indonesia.

Plt Presiden Green Generation Indonesia Rafli Rezatama, mengatakan Green Generation merupakan wadah berkumpulnya generasi muda Indonesia. Sesuai dengan visi GG Indonesia mewujudkan generasi yang peduli dan berbudaya lingkungan.

"Kita semua harus peduli terhadap lingkungan. Persoalan lingkungan tidak hanya di tangani pihak Kementrian Lingkungan Hidup saja, namun di seluruh Kementrian dan seluruh masyarakat Indonesia," harapnya.

Direktur Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Novrizal Tahar menjelaskan, bahwa Kota Siak adalah Kota perkembangan peradaban Islam di tanah melayu. Disamping sejarah di Kabupaten Siak, sejarah Bangsa Indonesia sebagai bangsa yang besar Indonesia juga menginspirasi perjuangan negara-negara dan tokoh-tokoh didunia.

Sehingga, diharapkannya Green Generation mampu menjadi pewaris Indonesia sebagai bangsa yang maju, untuk mengatasi persoalan lingkungan.

GG harus dapat membangun kultur yang cocok dengan pembangunan yang berwawasan lingkungan. Seperti gerakan-gerakan yang telah dilakukan GG yang membawa perubahan.

"Saya tantang kalian untuk menjadi generasi pelopor yang bertanggung jawab terhadap sampah dan lingkungan," pintanya.

Pelaksanaan Jambore Nasional Generasi Hijau tahun 2018 berlangsung hingga 3 Mei mendatang. Dan acara malam pembukaan ini juga dihadiri Staf Ahli Kemenpora Bidang Ekonomi kreatif Dr Joni Mardizal, Asdep peningkatan kapasitas pemuda I Gusti Putu Raka Ratimai, Plt Gubri yang diwakili Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Provinsi Riau, pejabat kabupaten/kota se Riau.(rls)
  • 1. Plt Bupati Alfedri Launching Perbup, Siak Kabupaten Hijau.

    Plt Bupati Alfedri Launching Perbup, Siak Kabupaten Hijau.




    Siak, Homeriau.com - Setelah dicanangkan sebagai Kabupaten Hijau oleh Menteri
    Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Siti Nurbaya, pada pelaksanaan Hari
    Lingkungan Hidup Sedunia 2016 lalu di Kabupaten Siak.



    Pemerintah Kabupaten Siak kemudian melaunching Peraturan Bupati (Perbup)
    tentang Siak Kabupaten Hijau yang disaksikan langsung oleh tiga
    kementerian, yakni Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementrian
    Pemuda dan Olahraga dan kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan
    Anak.




    Dalam sambutannya, Plt Bupati Siak Alfedri mengatakan, Perbup yang di
    launching ini, nantinya akan menjadi pedoman bagi masyarakat dan setiap
    stekholder untuk mewujudkan Siak Kabupaten Hijau, dan menjaga
    lingkungan.



    Kemudian, terkait dengan pelaksanaan Jambore Nasional Generasi Hijau tahun
    2018 di Kabupaten Siak, Alfedri mengungkapkan rasa bangganya.




    "Alhamdulillah, terpilih nya Kabupaten Siak sebagai tuan rumah JNGH,
    merupakan hasil dari Keaktifan dari Generasi Hijau Kabupaten Siak yang
    aktif dalam menjaga lingkungan dan menghadiri pelaksanaan Jambore Nasional
    setiap tahunnya", kata Alfedri.



    Masih kata Alfedri, Selaku orang tua dan pemerintah, kami bangga dengan
    kalian. Kalian adalah tumpuan kami (pemerintah), kalau dari yang muda sudah
    peduli terhadap lingkungan, saya yakin kebijakan pemerintah akan berdampak
    dengan baik.




    Pada pembukaan Jambore Nasional Generasi Hijau tahun 2018, yang
    dilaksanakan di Pentas Siak Bermadah, Sabtu malam (29/4/2018). Dihadiri
    oleh 210 perwakilan Generasi Hijau perwakilan 34 Provinsi se-Indonesia.




    Plt Presiden Green Generation Indonesia Rafli Rezatama, mengatakan Green
    Generation merupakan wadah berkumpulnya generasi muda Indonesia. Sesuai
    dengan visi GG Indonesia mewujudkan generasi yang peduli dan berbudaya
    lingkungan.




    "Kita semua harus peduli terhadap lingkungan. Persoalan lingkungan tidak
    hanya di tangani pihak Kementrian Lingkungan Hidup saja, namun di seluruh
    Kementrian dan seluruh masyarakat Indonesia," harapnya.



    Direktur Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan,
    Novrizal Tahar menjelaskan, bahwa Kota Siak adalah Kota perkembangan
    peradaban Islam di tanah melayu. Disamping sejarah di Kabupaten Siak,
    sejarah Bangsa Indonesia sebagai bangsa yang besar Indonesia juga
    menginspirasi perjuangan negara-negara dan tokoh-tokoh didunia.



    Sehingga, diharapkannya Green Generation mampu menjadi pewaris Indonesia
    sebagai bangsa yang maju, untuk mengatasi persoalan lingkungan.




    GG harus dapat membangun kultur yang cocok dengan pembangunan yang
    berwawasan lingkungan. Seperti gerakan-gerakan yang telah dilakukan GG yang
    membawa perubahan.



    "Saya tantang kalian untuk menjadi generasi pelopor yang bertanggung jawab
    terhadap sampah dan lingkungan," pintanya.



    Pelaksanaan Jambore Nasional Generasi Hijau tahun 2018 berlangsung hingga 3
    Mei mendatang. Dan acara malam pembukaan ini juga dihadiri Staf Ahli
    Kemenpora Bidang Ekonomi kreatif Dr Joni Mardizal, Asdep peningkatan
    kapasitas pemuda I Gusti Putu Raka Ratimai, Plt Gubri yang diwakili Kepala
    Dinas Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Provinsi Riau, pejabat kabupaten/kota
    se Riau.(rls)





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook