TAPANULI TENGAH — Badan Kerja Sama Gereja Riau (BKGR) menggelar kegiatan bakti sosial pada Rabu, 29 April 2026, di Kabupaten Tapanuli Tengah (TapTeng), Sumatera Utara. Kegiatan ini difokuskan pada penyaluran bantuan kepada 93 keluarga yang terdampak banjir, serta dukungan bagi dua gereja lokal dan satu lembaga pelayanan gereja yang membutuhkan.
Selain penyaluran bantuan, kegiatan juga diisi dengan doa bersama sebagai bentuk penguatan spiritual bagi masyarakat yang terdampak. Wilayah Tukka menjadi salah satu daerah yang paling merasakan dampak banjir, mengingat permukiman warga berada di tepi sungai yang meluap.
Penanggung jawab Pastor Paroki wilayah Pandan, Ps. Adil L. Tobing, menyampaikan apresiasi atas kepedulian BKGR terhadap warga.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian dan kasih yang nyata dari BKGR. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami yang terdampak banjir, khususnya di wilayah Tukka. Kehadiran tim juga memberikan penguatan moral dan spiritual bagi warga,” ujar Adil.
Tim BKGR yang turun langsung ke lokasi dipimpin oleh penasehat BKGR, yakni Ps. Dr. Mukhlis Manao, Pdt. Ricson Sitorus, dan Ps. Alexsius Sudarmanto. Turut serta Bendahara Umum Tiur Maida Silitonga serta Ketua Bidang Sosial Drs. Harry Rau. Perjalanan tim dilaporkan berjalan lancar, dengan akses jalan yang sebelumnya terdampak kini sudah dapat dilalui.
Ps. Dr. Mukhlis Manao menegaskan pentingnya kolaborasi dalam proses pemulihan pascabencana.
“Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab bersama. Kami berharap seluruh pihak, termasuk pemerintah dan lembaga terkait, dapat terus bersinergi untuk mempercepat pemulihan masyarakat yang terdampak. Bantuan ini mungkin terbatas, tetapi diharapkan mampu meringankan beban warga,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Umum BKGR, Ps. Dr. Ricky Nelson Tampubolon, menyampaikan komitmen organisasi dalam merespons situasi kemanusiaan.
“BKGR hadir sebagai bagian dari solusi di tengah masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus bergerak dalam aksi-aksi sosial kemanusiaan, khususnya bagi saudara-saudara kita yang mengalami musibah. Solidaritas dan gotong royong menjadi kunci dalam menghadapi setiap tantangan,” katanya.
BKGR juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah untuk terus memberikan perhatian dan dukungan berkelanjutan bagi warga terdampak, agar proses pemulihan dapat berjalan optimal dan kehidupan masyarakat segera kembali normal.***
Editor : Ank


