Bupati Kampar Siapkan Kebijakan Hemat Energi, ASN Diarahkan Lebih Efisien dan Produktif

Bupati Kampar Siapkan Kebijakan Hemat Energi, ASN Diarahkan Lebih Efisien dan Produktif

KAMPAR - Bupati Kampar Ahmad Yuzar langsung mengambil langkah cepat dan strategi dengan menyiapkan Surat Edaran tentang penghematan energi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar. Kebijakan ini menjadi bukti kesigapan pemerintah daerah dalam penyampaian Arahan pusat terkait efisiensi energi.p

Ahmad Yuzar menegaskan, dirinya akan segera mengumpulkan seluruh kepala OPD dan camat untuk merumuskan langkah-langkah konkret sebelum surat edaran resmi diterbitkan. Ia ingin memastikan setiap kebijakan berjalan terarah dan tepat sasaran.

“Setelah rapat, kami langsung mengeluarkan Surat Edaran Bupati Kampar. Kami juga akan melaporkan setiap langkah yang kami ambil ke pemerintah pusat dan dievaluasi setiap bulan,” tegasnya saat memimpin apel gabungan ASN di halaman Kantor Bupati Kampar, Senin (6/4/2026).

Dalam arahannya, Ahmad Yuzar menunjukkan kepemimpinan yang responsif dengan menyoroti krisis energi sebagai isu global yang juga berdampak pada Indonesia. Ia menilai kondisi ini harus dihadapi dengan kebijakan yang adaptif dan terukur.

Menurutnya, bahkan negara penghasil energi pun saat ini menghadapi kendala distribusi akibat situasi global yang tidak stabil. Hal ini berdampak langsung pada ketersediaan energi di berbagai wilayah, sehingga diperlukan langkah efisiensi secara menyeluruh.

Sebagai bentuk keseriusan, Pemkab Kampar akan melakukan penyesuaian pola kerja ASN. Salah satunya dengan menggerakkan perjalanan dinas, membatasi penggunaan energi, serta menerapkan sistem kerja dari rumah atau Work From Home (WFH) secara selektif.

Meski demikian, Ahmad Yuzar menekankan bahwa kebijakan tersebut tidak boleh menurunkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia justru mendorong ASN untuk semakin meningkatkan dedikasi dan profesionalisme.

“Pelayanan kepada masyarakat harus tetap maksimal. ASN harus tetap hadir memberikan pelayanan terbaik, baik secara langsung maupun melalui dukungan administrasi yang optimal,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa transformasi pola kerja ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian ASN. Menurutnya, keberhasilan seorang aparatur pemerintah diukur dari kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan.

“Semangat kerja tidak boleh kendor. Justru ini saatnya kita menunjukkan pengabdian terbaik. Kebahagiaan ASN adalah ketika masyarakat benar-benar merasakan pelayanan yang maksimal,” tutup Ahmad Yuzar.Adv

 

Yal

Editor : Ank