Rektor UP Gelar Halal BI Halal Dengan Forkopimcam Bangkinang Kota

Rektor UP Gelar Halal BI Halal Dengan Forkopimcam Bangkinang Kota

Bangkinang Kota, - Universitas Pahlawan (UP) Tuanku Tambusai menggelar acara Halal Bi Halal dengan Forkopimcam Bangkinang di white house cafe kampus UP Tuanku Tambusai Bangkinang Kota Rabu 8/4/2026.

Dihadiri langsung Rektor Universitas Pahlawan (UP) Tuanku Tambusai Prof Dr Amir Luthfi yang juga Datuk Bandaro Sati didampingi Wk.Rektor II M.Nizar Syarif Hamidi,M.Kes, Direktur Umum Kebun Raya Dr.Syamsul Bachri para Dekan dan Dosen Se-Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai.

"Kapolsek iptu Dr.Eko Wahyu Nursitiyawan Besari, Kasatlantas diwakili KBO Ipda Ferry, Danramil diwakili Danpos Serma M.Ramendra, Kadishub Kampar diwakili kabid lalulintas Edi Yusri dan sekcam Bangkinang Kota. 

Diawal acara Direktur Kebun Raya Dr.Syamsul Bachri memaparkan profil singkat tetang tujuan, manfaat dan fungsi Kebun Raya Universitas Pahlawan (UP) Tuanku Tambusai.

Pada kesempatan tersebut Kapolsek Bangkinang Kota iptu Eko WN Besari memberikan saran dan himbauan, progaram yang sangat bagus ini agar disosialisasikan kepada masyarakat. Sehingga masyarakat memahami kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh Universitas Pahlawan (UP) Tuanku Tambusai ini,"harap Kapolsek.

Rektor Universitas Pahlawan (UP) Tuanku Tambusai Prof Dr Amir Luthfi memberikan sambutan, "UP berkomitmen menjaga kelestarian hutan sebagai sumber air di wilayah kabupaten Kampar umumnya, dan Bangkinang Kota pada khususnya.

"Sebab di berbagai daerah kita lihat sudah banyak daerah yang tidak memiliki hutan lagi. Pada kesempatan ini kami mengajak para forkopimcam agar mendukung program Kebun Raya yang digagas UP ini yang, untuk kita wariskan kepada anak cucu dan generasi penerus daerah ini. Kebun Raya Raya UP telah mendapat penghargaan dari BRIN dan hanya ada dua Universitas di Indonesia yang menerimanya, Itera (negeri) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai (swasta),"ungkapnya.

Ditambahkannya atas nama Datuk Bandaro Sati kita memiliki kewajiban moril kepada anak kemenakan dikemudian hari, agar mereka paham dan mengetahui bentuk/wujud dari nama dan jenis tumbuhan ataupun hewan yang ada dihabitat daerah ini. Jangan sampai mereka disuguhkan hanya melalui foto dan gambarnya saja,"jelas Datuk Bandaro Sati. 

Pelestarian alam mesti kita mulai menjaganya dari sekarang, agar hutan ini dapat menjadi salah satu paru-paru kota Bangkinang, dan sekaligus sebagai hutan yang berfungsi untuk lokasi penelitian, dan pendidikan berbasis alam,"tutupnya. (RANO)

Editor : Ank