Struktur Utama Mulai Terbentuk: Pengecoran Beton Tower Jembatan Gantung Muara Musu Capai 35%

Struktur Utama Mulai Terbentuk: Pengecoran Beton Tower Jembatan Gantung Muara Musu Capai 35%

?ROKAN HULU – Memasuki hari kedua di bulan April, pembangunan Jembatan Gantung yang menghubungkan Desa Muara Musu dengan Desa Sirombou Indah dan Sungai Dua Indah terus menunjukkan progres teknis yang signifikan. Tim pelaksana konstruksi dari Kodim 0313/KPR kini mulai fokus pada penguatan struktur utama jembatan melalui pengecoran beton pada titik-titik krusial, Kamis (02/04/2026).

?Setelah sebelumnya menyelesaikan seluruh tahapan penggalian dan penyiapan pondasi, satgas di lapangan kini telah berhasil mencapai progres 35% pada pengecoran beton tower (Pylon) dan 23% pada pengecoran beton anchor (Angkur). Dua komponen ini merupakan "jantung" dari kekuatan jembatan gantung yang memiliki bentang sepanjang 100 meter tersebut.

?Kondisi cuaca di wilayah Kecamatan Rambah Hilir yang terpantau cerah sepanjang hari memberikan keuntungan bagi tim di lapangan. Tanpa kendala hujan, proses pengeringan beton dan mobilisasi material dapat berjalan secara optimal sesuai jadwal yang ditetapkan.

?Secara kumulatif, progres pengerjaan saat ini berada di angka 15%, dengan rincian pekerjaan yang telah rampung 100% meliputi ?Pemasangan bowplang.?Pembersihan lahan dan badan jalan distribusi.?Penyiapan lokasi pondasi secara menyeluruh.

?Infrastruktur Vital Bagi 3.000 Jiwa ?Jembatan yang didanai oleh Mabesad ini dirancang untuk mampu menahan beban mobilitas warga sekaligus mengantisipasi kondisi alam sungai yang ekstrem. Dengan lebar sungai mencapai 80 meter dan potensi banjir yang bisa mencapai ketinggian 5 hingga 7 meter, struktur beton yang sedang dikerjakan saat ini dibangun dengan standar ketahanan tinggi.

?Diharapkan, setelah jembatan ini rampung, sebanyak 3.000 jiwa atau sekitar 1.000 KK di tiga desa terkait dapat menikmati akses transportasi darat yang aman, tanpa perlu lagi merasa khawatir saat debit air sungai meningkat.

?Situasi Kondusif.

?Melalui laporan Tim lapangan menyatakan bahwa seluruh proses pembangunan berjalan dalam situasi yang aman dan terkendali. Tidak ditemukan kendala menonjol di lapangan, dan sinergi antara personel TNI serta para pekerja terus terjaga dengan baik demi mengejar target penyelesaian.

 

Sumber : Pendim 0313/Kpr

 

Editor : Ank