?KOTA LAMA – Komitmen TNI AD dalam membangun negeri dari pinggiran terus dibuktikan oleh jajaran Kodim 0313/KPR. Meski harus menghadapi kendala geografis yang ekstrem, pembangunan jembatan penghubung antara Desa Kota Lama dan Desa Sungai Santi resmi dimulai dengan fokus pada persiapan lahan dan pondasi, Senin (31/03/2026).
?Jembatan dengan bentang 46 meter ini akan menjadi akses vital bagi 845 warga (265 KK). Kehadiran jembatan ini sangat mendesak mengingat kondisi sungai setinggi 2 meter tersebut kerap meluap hingga mencapai ketinggian 5 meter saat banjir, yang seringkali memutus akses aktivitas warga.
?Perjuangan Melawan Medan untuk Distribusi Jalur Air
?Dalam laporan harian perkembangan kegiatan, terungkap bahwa tim di lapangan menghadapi tantangan logistik yang tidak mudah. Akses darat menuju lokasi pembangunan sama sekali tidak tersedia, sehingga seluruh pendistribusian material harus dilakukan melalui jalur air.
?Transportasi Sampan untuk mengangkut Material bangunan harus diangkut menggunakan sampan dengan kapasitas terbatas (maksimal 500 kg) melalui perjalanan sungai selama kurang lebih 1 jam,Setelah sampai di titik pinggir sungai, personel TNI bersama masyarakat harus memanggul material tersebut secara manual menuju lokasi konstruksi.
?Keterbatasan Fasilitas di Lokasi pembangunan saat ini belum terjangkau jaringan listrik PLN dan tidak memiliki sinyal komunikasi seluler, sehingga tim harus bergantung pada jaringan WiFi untuk pelaporan koordinasi.
?Meski baru berada di tahap awal dengan progres kumulatif 0,7%, sejumlah langkah krusial telah dilaksanakan oleh tim pelaksana konstruksi Kodim 0313/KPR,?Pemasangan Bowplang: 100% ,?Pembersihan Lahan & Jalan Distribusi Mencapai 80%,?Penyiapan Lokasi Pondasi: Mencapai 70%.
?Pembuatan Lubang Pondasi Tower & Anchor: Telah dimulai dengan progres 20%.
?Kegiatan yang didanai oleh Mabesad ini melibatkan personel TNI dan pekerja lokal yang bahu-membahu di bawah cuaca cerah Desa Kota Lama. Dandim 0313/KPR memastikan bahwa meskipun kendala teknis dan lapangan cukup menantang, semangat prajurit tidak surut demi mewujudkan impian warga akan jembatan yang layak.
?"Situasi di lokasi pembangunan terpantau aman dan terkendali. Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat agar pembangunan jembatan ini berjalan lancar hingga tuntas, sehingga isolasi antar desa dapat segera teratasi.
Sumber : Pendim 0313/Kpr
Editor : Ank


