?ROKAN HULU – Komitmen TNI AD dalam membangun infrastruktur di wilayah pelosok terus digesa. Kodim 0313/KPR melaporkan perkembangan terbaru pembangunan Jembatan Gantung di Desa Muara Musu, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, yang kini telah memasuki tahap awal konstruksi dengan progres pengerjaan mencapai 15% pada Senin (30/03/2026).
?Jembatan dengan bentang sepanjang 100 meter ini diproyeksikan menjadi jalur transportasi vital yang menghubungkan Desa Muara Musu ke Desa Sirombou Indah dan Desa Sungai Dua Indah. Kehadirannya dinanti oleh kurang lebih 3.000 jiwa (1.000 KK) yang selama ini mengalami keterbatasan akses penyeberangan sungai.
?Hingga akhir Maret ini, tim pelaksana konstruksi dari Kodim 0313/KPR telah menyelesaikan beberapa item pekerjaan krusial dengan hasil 100%, meliputi,?Pembersihan lahan dan badan jalan untuk kelancaran distribusi material,?Penyiapan serta pembersihan lokasi pondasi,?Penggalian lubang pondasi untuk Tower (Pylon) dan Anchor (Angkur).
?Dandim 0313/KPR menyatakan bahwa tahap dasar ini sangat menentukan kekuatan struktur jembatan, mengingat kondisi sungai memiliki lebar 80 meter dengan potensi kenaikan air hingga 7 meter saat terjadi banjir.
?Proyek strategis ini didanai langsung melalui anggaran Mabesad sebagai bagian dari program bakti TNI untuk rakyat. Dengan kondisi cuaca yang terpantau cerah sepanjang hari, tim di lapangan dapat bekerja secara optimal tanpa kendala berarti.
?"Pembangunan ini murni untuk kepentingan masyarakat. Kami ingin memastikan warga tidak lagi terisolasi, terutama saat musim penghujan di mana debit air sungai meningkat tajam. Saat ini situasi di lokasi pembangunan sangat aman dan terkendali," ujar perwakilan tim pelaksana lapangan.
?Pembangunan jembatan ini tidak hanya soal akses fisik, tetapi juga harapan baru bagi peningkatan ekonomi lokal. Dengan terhubungnya tiga desa tersebut, distribusi hasil bumi dan akses menuju fasilitas kesehatan maupun pendidikan bagi warga diharapkan akan jauh lebih efisien.
?Setelah tuntasnya pembuatan lubang pondasi, tahap selanjutnya akan difokuskan pada pembuatan begesting (mal) tower dan angkur, disusul dengan proses pengecoran beton struktur utama jembatan.
Sumber : Pendim 0313/Kpr
Editor : Ank


