Andira DEC Pemuda Bengkalis dan 59 Aktivis Muda Indonesia Terpilih, Bersatu Gencarkan Edukasi

Andira DEC Pemuda Bengkalis dan 59 Aktivis Muda Indonesia Terpilih, Bersatu Gencarkan Edukasi

Andira DEC Pemuda Bengkalis dan 59 Aktivis Muda Indonesia Terpilih, Bersatu Gencarkan Edukasi Literasi Digital Melalui JaWAra Internet Sehat Bersama WhatsApp dan ICT Watch

 

Bengkalis, - 17 Agustus 2021 Pandemi COVID-19 memberikan peluang sekaligus tantangan baru bagi masyarakat di dunia digital. Peluang muncul dengan peningkatan jumlah pengguna internet dan beragam penggunaan untuk berbagai macam aktivitas produktif, termasuk bekerja dan belajar. Akan tetapi hal ini juga beriringan dengan munculnya beragam tantangan, seperti makin maraknya dan berkembangnya berita dan informasi hoaks/disinformasi, khususnya terkait COVID-19 dan Vaksinasi serta tantangan terkait privasi dan data pribadi di internet dan era digital saat ini.

Agus Andira yang selalu disapa Andi ini, seorang pemuda dari Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau dengan aktivitas keseharian sebagai pegiat digital dan mendedikasikan diri dalam pengabdian dibidang digital dan pendidikan, aktif di beberapa kegiatan Nasional dan Internasional dan mendirikan sebuah komunitas yang bergerak di isu digital dan pendidikan ini telah berhasil terpilih dan tergabung dalam sebuah program Nasional “JaWAra Internet Sehat-Youth Movement Digital Literacy “ sebuah Gerakan Edukasi Literasi Digital yang di inisiasi oleh ICT Wach dan WhatsApp dengan dukungan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia setelah melalui tahapan seleksi administrasi dan wawancara di bulan juni yang lalu.

“Alhamdulillah, anugerah dari Allah SWT dan suatu kehormatan serta kebanggaan yang luar biasa buat saya terpilih dan diberikan kepercayaan dalam program ICT Watch dan WhatsApp dalam mendedikasikan diri untuk menjalankan program dan kegiatan Edukasi Literasi Digital yang menjadi urgensi dan program Pemerintah kita saat ini terkait tantangan-tantangan yang akan kita hadapi dan terus berkembang khususnya di era digital yang akan di impelemtasikan untuk seluruh lapisan masyarakat, “ kata Andi.

“Insya Allah konsep dan program yang akan dijalankan, mengangkat 2 isu utama yang menjadi perbincangan dan tantangan kita terkait hoaks covid-19 dan vaksinasi serta tantangan yang berkaitan dengan keamanan privasi dan data pribadi di era digital saat ini. Saya juga sudah membangun komunikasi kepada mitra-mitra kegiatan di antaranya instansi pemerintahan, perguruan tinggi dan komunitas lokal dalam membangun kerjasama dan dukungan dalam melaksanakan dan menjalankan kegiatan ini. Hal ini sangat urgensi dan tanggungjawab kita bersama. kita butuh langkah yang tepat agar semua masyarakat terliterasi dan memiliki keterampilan serta awarness dalam menghadapi hal-hal yang negatif digital dan agar kita terhindar menjadi sasaran para pelaku cyber atau pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab, “ lanjutnya.

 

Jakarta, 16 Agustus 2021 pukul 10.00 WIB, Peluncuran Program JaWAra Intenet Sehat oleh WhatsApp dan ICT Watch bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan dihadiri beberapa Instansi Pemerintah Daerah dan komunitas lokal, Melanjutkan kolaborasinya dalam menggencarkan literasi digital di Indonesia melalui JaWAra Internet Sehat, gerakan edukasi akar rumput oleh anak muda di 28 provinsi Indonesia.

Turut hadir Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kabupaten Bengkalis di event lauching JaWAra Internet Sehat ini.

Program ini dibangun menyusul tingginya jumlah peredaran hoaks dan berbagai isu terkait literasi digital di tengah pandemi COVID-19 di Indonesia. Di masa pandemi ini, hoaks bisa berakibat fatal, contohnya banyak orang yang mempercayai berita bohong yang beredar di platform digital sehingga enggan untuk divaksinasi dan menjadi rentan terpapar ataupun mengalami sakit parah jika terinfeksi virus COVID-19. 

Pada saat yang sama, masih ada kesenjangan literasi digital yang mencolok antar-generasi dan provinsi. Umumnya, anak muda lebih paham tentang dunia digital dibanding orang tua. Program JaWAra Internet Sehat diharapkan dapat berperan penting dengan menginisiasi dan melibatkan para aktivis muda di seantero Indonesia.

Manajer Program ICT Watch Indriyatno Banyumurti mengatakan, “Anak muda Indonesia memiliki literasi digital yang lebih baik dari generasi lainnya. Hal ini yang menjadi alasan mengapa kami bersama WhatsApp ingin mendorong anak muda dari berbagai daerah untuk dapat menjadi agen perubahan dalam meningkatkan literasi digital di ranah lokal, khususnya dalam menjaga keamanan digital dan melawan hoaks. Tentunya program ini tidak akan berjalan tanpa dukungan Kominfo, Siberkreasi, RelawanTIK, Pemerintah Daerah, institusi perguruan tinggi dan sekolah, serta mitra lainnya."

Program ini menggandeng 60 aktivis muda, juga disebut JaWAra Internet Sehat, untuk memprakarsai dan memfasilitasi kegiatan edukasi literasi digital di komunitas mereka masing-masing dengan dukungan dari ICT Watch dan WhatsApp terutama untuk mengatasi misinformasi dan isu-isu privasi. 

Kegiatan-kegiatan edukasi lokal oleh para JaWAra Internet Sehat ini didukung untuk memberdayakan lebih dari 15.000 orang termasuk anak muda, orang tua, guru, pelajar, mahasiswa, komunitas, serta pelaku UKM di berbagai daerah.  

Untuk mengumumkan dimulainya program ini, WhatsApp dan ICT Watch mengadakan talk show daring yang mengundang berbagai mitra kegiatan ini seperti dari Kementerian Komunikasi dan Informatika, mitra seperti Siberkreasi dan pemerintah daerah, serta para aktivis digital JaWAra Internet Sehat yang tergabung di program ini. Talk show ini terbuka untuk umum melalui platform live-streaming, serta terdiri dari enam segmen di mana masing-masing pembicara membahas literasi digital di Indonesia dan cara meningkatkannya bersama. 

Kementerian Komunikasi dan Informatika percaya bahwa kolaborasi JaWAra Internet Sehat melengkapi program literasi digital yang telah diusung pemerintah dan akan berperan penting dalam memerangi misinformasi di era pandemi yang dapat berakibat fatal. 

"Perubahan budaya masyarakat Indonesia yang lebih mobile first, membawa pada semakin banyaknya aktivitas masyarakat terjadi di dunia digital. Dampak negatifnya adalah masyarakat menjadi rentan terhadap konten-konten negatif yang beredar. Untuk itu kita perlu meningkatkan literasi digital masyarakat. Oleh karena itu, kami sangat mendukung dan mengapresiasi program JaWAra Internet Sehat yang diinisiasi oleh WhatsApp dan ICT Watch ini. Harapan kami, program ini dapat berkelanjutan agar dapat membantu mewujudkan masyarakat digital Indonesia,” Kata Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Semuel Abrijani Pangerapan. 

Gerakan ini adalah bagian dari kemitraan literasi digital antara WhatsApp dan ICT Watch. Kegiatan-kegiatan yang pernah diadakan sebelumnya melingkupi roadshow, kelas daring, serial video, serta Podcast Internet Sehat, serial siniar yang membahas berbagai aspek keamanan dan literasi digital. Podcast Internet Sehat dapat Anda dengarkan di sini. 

“Kami sangat senang dapat meluncurkan program JaWAra Internet Sehat sebagai bagian dari kolaborasi berkelanjutan kami dengan ICT Watch untuk mendukung upaya meningkatkan literasi digital masyarakat Indonesia oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Ke depannya, kami berencana memberikan dukungan penuh untuk memerangi misinformasi dan menyebarkan kesadaran literasi digital. Kami harap banyak orang akan bergabung ke kegiatan-kegiatan yang diadakan di daerah mereka dan dapat belajar lebih banyak tentang melindungi keamanan digital,” kata Manajer Kebijakan Publik WhatsApp untuk Indonesia Esther Samboh.

Informasi lebih lanjut tentang jadwal profil dan jadwal program JaWara Internet Sehat dapat diakses di tautan https://jawara.internetsehat.id/. 

 

***

Tentang WhatsApp

WhatsApp adalah aplikasi perpesanan privat yang sederhana, andal, dan aman. Lebih dari 2 miliar orang di lebih dari 180 negara menggunakan WhatsApp untuk tetap terhubung dengan teman dan keluarga, kapan pun dan di mana pun. WhatsApp tidak hanya menawarkan layanan tanpa biaya, tetapi juga tersedia di berbagai perangkat seluler dan dapat dijangkau di area dengan konektivitas rendah sekalipun. WhatsApp memudahkan pengguna untuk berbagi momen favorit, mengirimkan informasi penting, atau mengobrol dengan teman secara privat. Pengguna juga dapat mengirim dan menerima foto, video, dokumen, serta melakukan panggilan video atau berbagi pesan suara. Semua pesan dan panggilan diamankan dengan enkripsi end-to-end. WhatsApp membantu setiap orang untuk tetap terhubung dan berbagi informasi dimanapun mereka berada.

Tentang ICT Watch

ICT Watch adalah sebuah organisasi masyarakat yang sejak tahun 2002, telah melakukan edukasi literasi digital, dengan mengusung kampanye edukasi bertajuk INTERNET SEHAT, yang kemudian diadopsi oleh banyak pihak. Di tahun 2017 inisiatif “Internet Sehat” ini berhasil mendapatkan penghargaan dari PBB, berupa WSIS Prize Winner di kategori Ethical Dimensions of the Information Society. ICT Watch memiliki 3 pilar misi dalam kerjanya yaitu Internet Safety, Internet Rights dan Internet Governance, serta terus berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan baik dari pemerintah, swasta, komunitas, lembaga pendidikan dan sebagainya, dalam menjalankan misi tersebut.

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Indriyatno Banyumurti (banyumurti@ictwatch.id / 0819 800 66)

 

Editor : Ank