Homeriau.com, Bertempat Di Danau Buatan Pekanbaru Para penerbang di tempa untuk Bertahan hidup ( survival ). Sabtu ( 23/02 )
Para Penerbang dari Skadron 12 dan 16 di latih Survival Dasar, tujuannya adalah Untuk melatih agar para penerbang bertahan hidup (survival), baik di Hutan, gunung dan tempat-tempat yang ekstrim, terang Komandan Skadron 12 Letkol Penerbang Asri E Rangkuti, dalam sela gladi resik Penutupan Latihan.
Latihan ini kita laksanakan 2 hari, dari tanggal 22 sd 23 Februari, pada intinya kita melatih para penerbang, dengan simulasi latihan pesawat mengalami accident dan jatuh di Area musuh, selanjutnya bagaimana cara penerbang untuk bertahan dalam keadaan darurat dan dalam kepungan Musuh, bisa saja langsung lari kehutan, berenang kelaut, sungai, danau dan lain sebagainya, dan disinilah para penerbang di uji untuk bisa bertahan hidup. Tambah Rangkuti.
Upacara penutupan Latihan Survival Dasar dimulai Pukul 09.00 wib. Dengan inspektur Upacara Komandan Lanud Rusmin Noerjadin Pekanbaru Marsekal Pertama TNI Ronny Irianto Moningka. ST.,MM, yang di hadiri oleh Danwing Kolonel Penerbang Arwani, komandan Skadron 12 Letkol Penerbang Asri E Rangkuti, Kepala Basarnas Pekanbaru Gede Darmada.SE.,M.AP di dampingi oleh Kasubsi Ops SAR dan Kesiapsiagaan Jacki Chan.SH.
Dalam Sambutanya DANLANUD memberikan Apresiasi kepada para penerbang dari Skadron 12 dan 16 ini, Selamat Semoga ilmu yang didapat bisa memberikan manfaat, Kalian di latih untuk bertahan hidup dalam situasi apapun, latihan dari segi Materi dan praktek lapangan harus di sesuaikan dengan Kondisi yang ada, sehingga momentum untuk bertahan hidup bisa berlangsung, jadikanlah latihan ini menjadi bekal, dan latihan seperti ini bisa kontinue, terang Danlanud.(hms/koeh)
Editor : HomeRiau