Keprihatinan Pucuk Adat Kenegerian Tambang Terantang Terhadap Kisruh di KUD Iyo Basamo

Keprihatinan Pucuk Adat Kenegerian Tambang Terantang Terhadap Kisruh di KUD Iyo Basamo

TAMBANG - Kerusuhan yang terjadi di Desa Terantang Kecamatan Tambang, Kampar telah membuat luka baik secara fisik maupun psikis. Banyak masyarakat yang jadi korban pasca bentrokan yang terjadi diduga pemukulan oleh sekurity KUD Iyo Basamo.

Banyak masyarakat yang juga mengaku sebagai bagian dari KUD Iyo Basamo sampai dilarikan ke Rumah Sakit. 

Disisi lain, aparat penegak hukum bergerak cepat dengan menangkap 17 terduga pelaku yang terlibat pemukulan terhadap masyarakat Desa Terantang.

Menanggapi hal itu, Datuk Godang Pucuk Adat Kenegerian Tambang Terantang, Muliyas S.Ag MH menyampaikan duka dan keprihatinan yang mendalam. Selasa (21/6/2022)

"Tentunya kami sangat prihatin atas apa yang terjadi antara terduga security KUD Iyo Basamo dengan sejumlah masyarakat yang juga merasa bagian dari Koperasi. Hal ini bukan saja melukai fisik masyarakat, namun juga telah mencederai hati masyarakat" ungkap Datuk Godang.

"Kami berharap aparat hukum dari TNI dan Polri dapat bertindak objektif. Kami juga berharap penegakan hukum di negeri ini jangan sampai tebang pilih" tambahnya.

Lebih lanjut pria yang juga berprofesi sebagai hakim di Pengadilan Agama ini juga menghimbau anak kemenakan dan juga seluruh masyarakat agar bisa menahan diri. Jangan sampai terprovokasi dan terpancing oleh suasana.

Percayakanlah penyelesaian ini pada pemangku kebijakan. Yakinlah bahwa sebagai pucuk adat kami tetap akan memperjuangkan anak kemenakan dan masyarakat. 

Kami juga berharap, agar pihak yang bertikai dalam hal ini kubu Hermayalis dan kubu Yuslianti agar sama-sama bersabar dan menahan diri dalam menunggu keputusan dari pihak berwenang dan pihak berwajib.**

 

 

Editor : Ank